H. Firdaus membagikan masker kepengguna jalan

    PROBOLINGGO - Dalam upaya turut serta memerangi penyebaran Virus Corona (Covid-19) di kabupaten Probolinggo. Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo H. Firdaus, membagikan sebanyak 1.000 masker kepada masyarakat kecamatan Sumberasih, Jumat (8/5/2020).

    Pembagian ribuan masker ini dilakukan sebagai bentuk kepeduliannya kepada masyarakat tidak sampai terpapar penyebaran Covid-19 yang telah menjangkiti sekitar 14 ribu orang diseluruh wilayah negara kesatuan republik Indonesia.
    "Pemberlakuan physical distancing dan protokoler kesehatan membutuhkan alat pelindung diri (APD) yang memadai. Oleh karena itu, secara pribadi saya memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesehatan konstituen dengan menyediakan masker, disinfektan dan sembako secara gratis," ujarnya,  Jumat (8/5/2020).

    H. Firdaus saat membagikan sembako ke warga 

    Politisi muda dari Partai Gerindra ini mengungkapkan tidak ada salahnya, menyisihkan rezeki semampunya untuk melayani dan membantu masyarakat agar digunakan sebagai upaya keselamatan bersama melawan virus corona.“Semoga pandemi Covid-19 ini bisa kita atasi dan lewati bersama, sehingga semua sendi kehidupan masyarakat bisa berjalan normal kembali," ujarnya.

    Selain itu, ia mengajak masyarakat agar menerapkan physical distancing atau menjaga jarak dan tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Hal ini penting guna memutus mata rantai penyebaran Covi-19 yang di kabupaten Probolinggo diketahui sudah menjangkiti sekitar 24 pasien positif, 51 pasien dalam.pengawasan (PDP), dan 436 orang dalam pengawasan (ODP),"Perang terhadap Covid-19 bukan hanya urusan pemerintah semata. Tapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat," pungkasnya.(tofa)

    H. Firdaus Amin Ag, ST saat memberikan sambutan.

    PROBOLINGGO - Dalam reses tahap II yang dilakukan di desa Ambulu kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo pada senin (27/1/2020). Anggota DPRD kabupaten Probolinggo, H. Firdaus Amin Ag, ST diwaduli warga soal lampu penerangan jalan yang belum maksimal.
    Hal itu disampaikan warga pada saat H. Firdaus membuka sesi tanya jawab dalam acara reses tersebut. Bahkan warga menaruh harapan besar kepada anggota DPRD dari fraksi partai Gerindra ini. Agar dalam waktu dekat ini dapat memperjuangkan aspirasi mereka itu.
    "Kalau secara komisi, saya sebenarnya berada di komisi A yang membidangi pemerintahan. Tapi aspirasi ini akan kami sampaikan dalam rapat pleno yang khusus membahas terkait dengan rencana pembangunan daerah," ungkapnya,Senin (27/1/2020).

    Dijelaskannya bukan hanya warga desa Ambulu saja yang mengeluh soal lampu penerangan jalan. Bahkan disebutkannya warga desa Gili Ketapang kecamatan Sumberasih dan desa Purut kecamatan Lumbang juga mengalami hal yang serupa.

    Salah satu warga yang mengajukan pertanyaan kepada H. Firdaus.

    "Di pulau Gili lebih parah lagi, masih ada ratusan KK yang belum menikmati aliran listrik. Maka secara bertahap akan kami kawal aspirasi ini agar dalam waktu dekat ini. Bisa kita komunikasikan dengan anggota DPRD yang lain, juga bersama dengan eksekutif umumnya dan PLN khususnya," jelasnya.

    Ditambahkannya persoalan infrastruktur memang menjadi pekerjaan rumah yang akan terus diperjuangkannya. Utamanya infrastruktur yang berada di daerah pemilihan (Dapil)-nya. "Maka dari itu reses ini dilaksanakan untuk menampung aspirasi warga. Nantinya tiap aspirasi itu akan kami sampaikan dan bahas sebagai pertimbangan pembangunan atau kebijakan pemerintah daerah selanjutnya. Tapi itu tidak bisa secara insta, melainkan bertahap," pungkasnya. (tofa/tm)

    Kades Terpilih Adi Samaludin (tengah) foto bersama warga.

    Lumajang - Desa Sumbersari Kecamatan Rowokangkung kini resmi memiliki kepala desa (Kades) baru. Hal itu setelah Adi Samaludin resmi dilantik sebagai Kades Sumbersari periode 2020-2026 oleh Bupati Lumajang H.Thoriqul Haq pada Rabu (08/01/2020).

    Dikonfirmasi Kades Adi Samaludin mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat desa Sumbersari yang telah memberikannya kepercayaan untuk memimpin desa dalam 5 tahun kedepan. "Amanah ini akan kami jaga dan realisasikan dalam bentuk kerja nyata, demi pembangunan desa Sumbersari menjadi yang lebih baik serta mewujudkan cita-cita desa Sumbersari yang Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," ungkapnya, Rabu (8/1/2020).

    Dia pun meminta dukungan kepada seluruh masyarakat desa Sumbersari untuk bersinergi demi menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan desa agar lebih baik lagi. "Kita kesampingkan dulu soal beda pilihan politik pada saat Pilkades lalu. Mari berjuang bersama membangun desa Sumbersari menjadi desa yang makmur dan maju SDM-nya," ujarnya.

    Dia pun menyebut dirinya akan membuka lebar segala bentuk kritik dan saran yang bersifat membangun selama kepemimpinannya. Karena dengan adanya kritik dan sarana tersebut, pembangunan desa Sumbersari akan menjadi lebih terkontrol dan terawasi. "Warga patut mengetahui apa yang dikerjakan oleh pemerintah desanya. Karena program kerja desa merupakan kepentingan warga dan juga usulan dari warga yang harus ditindaklanjuti kepala desa  sebaik mungkin bagaimanapun caranya. Itulah tugas kepal desa yang sesungguhnya yakni memperjuangkan kepentingan warga," tandasnya. (Tofa)

    Mujiali saat pengambilan nomor urut ia mendapatkan nomor urut 3

    PROBOLINGGO - Mujiali (56) warga Desa Brubungan kidul kecamatan Maron ini, tak menyangka kalau dirinya bisa terpilih menjadi Kepala Desa saat pemilihan yang berlangsung Senin(11/11/2019).
    Lelaki berkepala plontos yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang pengrajin batu bata di Brumbungan kidul ini, mengaku kalau awalnya ia sudah memprediksikan akan kalah dari pesaingnya dari ketiga kandidat yang menurutnya memiliki kekuatan politik.

    “Awalnya saya sudah memprediksikan saya akan kalah dalam pemilihan, karena pesaing saya sebagai kandidat yang berpengaruh bahkan petahana. namun saat penghitungan suara oleh panitia ternyata saya didaulat sebagai pemilik suara terbanyak,” tuturnya.

    Mujiali sendiri disebut sebagai calon yang menang selisih 439 dari kandidat nomor urut satu Muh Dhoni Alfatoni dengan perolehan suara 446 suara, nomor urut 2 Mahfud Saleh meraih suara 534 suara, nomor urut 3 Mujiali meraih suara 973, dan nomor urut 4 Akhmad Hajari meraih suara 431 suara.

    Ada yang menarik dari perjalanan terpilihnya sebagai Kepala Desa, kalau biasanya menggunakan uang, namun kali itu dirinya hanya bermodalkan silaturahmi mengunjungi warga dan keluarga.
    “saya ini  hanya tukang Batu Bata jadi yang saya lakukan hanya berkunjung kerumah-rumah untuk meminta dukungan, Alhamdulillah warga masih menyukai saya untuk memimpin Desa Brumbungan Kidul,” ucapnya.

    Saat ditanya bagaimana perasaannya ketika dipercayakan masyarakat menjadi seorang Kepala Desa, “Saya sangat terharu dengan sikap masyarakat yang mau mempercayakan saya sebagai Kepala Desa padahal saya ini hanya tukang batu bata yang kesehariannya hanya bergelut dengan becek” tambahnya.

    Dia menegaskan, pemilihan Kepala Desa telah usai, saatnya membangun desa yakni dengan mengoptimalkan dan memaksimalkan semua potensi yang ada di desa untuk dikembangkan sesuai dengan kondisi yang ada guna memajukan desa.

    Dan saya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya Desa Brumbungan Kidul untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan desa damai, aman, tentram serta menuju sejahtera adil dan berkecukupan.

    Dikatakannya juga, nanti untuk semua kegiatan yang berkaitan dengan desa akan melibatkan masyarakat agar semua merasa bertanggungjawab untuk membangun desa menjadi lebih baik. “Karena tanpa mereka saya tidak bisa brbuat apa-apa, “ pungkasnya. (Tofa).

    Juara : Penyerahan Trophi oleh Bupati Probolinggo Hj. Tantriana Sari, SE kepada Kades Sumberbendo Kadir, Minggu 13/10/2019 siang.



    PROBOLINGGO   Desa Sumberbendo Kecamatan Sumberasih terpilih sebagai juara 3 lomba Desa/lurahan Bersih dan Lestari (Berseri) Kabupaten Probolinggo tahun 2019.

    Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Anang Budiarto yang menyebut dari 12 desa/kelurahan yang menjadi nominasi. Desa Sumberbendo menjadi desa terbaik ketiga dibawah desa Kalirejo Kecamatan Dringu dan desa Brani Kulon kecamatan Maron.

    "Untuk desa Sumberbendo berada diurutan ketiga desa berseri terbaik di kabupaten Probolinggo tahun ini," ungkapnya Senin (14/10/19).

    Menanggapi hal tersebut Kades Kadir  mengaku bangga dengan pencapaian tersebut. Pasalnya tak mudah untuk menjadi salah satu dari 3 besar terbaik desa Berseri di kabupaten Probolinggo. Apalagi pesaingnya juga merupakan utusan desa terbaik dari kecamatan masing-masing.

    "Banyak aspek yang jadi penilaian dalam lomba pengelolaan lingkungan hidup ini. Namun berkat kerja keras dan kekompakan seluruh elemen masyarakat di desa Sumberbendo. Alhamdulillah kita mampu mencatatkan prestasi membanggakan ini," sebutnya.

    Lebih lanjut Kades Kadir mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan awal untuk perbaikan pengelolaan lingkungan yang lebih baik di desa Sumberbendo. Kedepan dia berharap prestasi ini bisa ditingkatkan lebih baik lagi, "Harapannya ditahun mendatang bisa jadi yang terbaik," pungkasnya. (tf)

⬆
Top